Apakah Anda merasa khawatir dengan perilaku anak Anda belakangan ini? Apakah Anda merasa kesulitan dalam memahami perubahan emosional yang terjadi pada anak? Jika ya, mungkin saatnya bagi Anda untuk mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seorang psikolog anak. Tapi, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk melakukan konsultasi psikolog anak?
Menurut dr. I Gusti Ayu Made Suartini, seorang psikolog anak di Bali, “Konsultasi psikolog anak sebaiknya dilakukan ketika Anda merasa tidak mampu mengatasi masalah anak sendiri. Jangan ragu untuk mencari bantuan jika Anda merasa perlu, karena psikolog anak dapat memberikan panduan dan dukungan yang tepat untuk membantu Anda dan anak Anda mengatasi masalah yang sedang dihadapi.”
Salah satu momen yang tepat untuk melakukan konsultasi psikolog anak adalah ketika Anda melihat perubahan perilaku atau emosi yang signifikan pada anak. Menurut psikolog anak terkenal, Dr. Andrea Nair, “Perubahan drastis dalam perilaku anak, seperti penurunan prestasi sekolah, isolasi diri, atau kecemasan yang berlebihan, bisa menjadi tanda bahwa anak membutuhkan bantuan profesional.”
Selain itu, konsultasi psikolog anak juga dianjurkan ketika anak mengalami traumatis, seperti perceraian orangtua, kematian anggota keluarga, atau kejadian traumatis lainnya. Menurut Prof. Dr. Ir. Ahmad Rifai, seorang ahli psikologi anak dari Universitas Indonesia, “Anak-anak cenderung sulit mengungkapkan perasaan mereka secara verbal, sehingga penting bagi orangtua untuk mencari bantuan psikolog anak untuk membantu mereka dalam mengatasi traumatis yang mereka alami.”
Jadi, jangan ragu untuk melakukan konsultasi psikolog anak jika Anda merasa perlu. Ingatlah bahwa kesejahteraan dan kebahagiaan anak adalah prioritas utama. Konsultasi psikolog anak bisa menjadi langkah pertama yang tepat untuk membantu anak Anda mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Jangan tunda lagi, temukan jawabannya di sini.